Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, langkah ini dapat mengukuhkan Pertamina sebagai perusahaan migas dalam negeri yang go regional bahkan go global.
"Kita dukung perkembangan mereka untuk go global," ucapnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi pendanaannya sepertinya cukup," kata Mustafa.
Pihaknya saat ini masih menanti penjelasan resmi dari manajemen Pertamina terkait rencana akuisisi tersebut. "Belum ada laporan. Kita menunggu kejelasan dari mereka," tegasnya.
Meski terus ekspansi blok ke luar wilayah Indonesia, Mustafa mengingatkan agar Pertamina tidak melupakan blok migas dalam negeri. Sumber-sumber minyak dan gas domestik harus terus dimaksimalkan supaya mendatangkan manfaat bagi negara.
Sebelumnya, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Widjajono Partowidagdo menginatkan agar Pertamina melakukan kajian secara mendalam dalam aksinya ini. Termasuk faktor risiko sosial yang dapat terjadi. Terlebih blok tersebut baru tahap eksplorasi, dengan perkiraan berproduksi pada 2012.
(wep/ang)











































