Pertamax Naik Rp 9.250, Pemilik Mobil Kembali Ke Premium

Pertamax Naik Rp 9.250, Pemilik Mobil Kembali Ke Premium

- detikFinance
Minggu, 15 Mei 2011 10:58 WIB
Jakarta - Per hari ini Minggu (15/5/2011) harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax naik Rp 200 menjadi Rp 9.250. Semakin tingginya harga Pertamax membuat bensin beroktan 92 tersebut sepi peminat.

Uniknya justru kendaraan jenis sepeda motor yang lebih banyak mengisi Pertamax dibandingkan dengan mobil pirbadi.

"Sekarang kan per tanggal 15 naiknya. Pertamax mulai naik dari Rp 9.050 menjadi Rp 9.250 tadi pagi pukul 00.00," ujar seorang petugas SPBU di Jl Haji Miran, Pondok Kelapa Jakarta Timur ketika berbincang dengan detikFinance, Minggu (15/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengungkapkan ketika Pertamax menyentuh angka Rp 9.000 ternyata sudah sepi peminat dari pengguna mobil. "Apalagi naik Rp 9.250, waktu Rp 9.050 saja Pertamax sudah tidak laku. Justru lebih banyak motor yang mengisi. Dalam sehari saja hanya beberapa mobil bisa dihitung," jelasnya kembali.

Lebih jauh petugas tersebut mengungkapkan masih banyak terdapat mobil mewah yang mengisi bensin yang disubsidi yakni Premium. Menurutnya, harga yang mencapai 2 kali lipat lebih murah dari Pertamax masih menjadi favorit.

"Banyak masih mobil-mobil bagus isi Premium. Pokoknya yang isi Pertamax sedikit sekali deh," tuturnya.

Pantauan detikFinance pada pukul 10.00 WIB, memang terlihat antrian mobil pada BBM jenis Premium di SPBU tersebut. Di tempat pengisian Pertamax, tidak terlihat ada mobil yang tengah mengisi, hanya beberapa motor yang sedang mengantri.

Seperti diketahui, harga Pertamax Cs mengikuti acuan harga minyak dunia. Pertamina selaku penyedia BBM tersebut selalu mengkoreksi harganya setiap dua minggu sekali. Manakala harga minyak dunia naik, maka Pertamax Cs ikut terkoreksi naik dan demikian sebaliknya.

Adapun, dari beberapa bulan sebelumnya harga Pertamax Cs terus mengalami tren kenaikan. Sejak awal tahun Pertamax menyentuh angka Rp 7.500/liter. Harga terus melonjak naik setiap bulannya hingga semenjak Mei lalu sudah menyentuh Rp 9.050/liter.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads