Banyak Pengguna Loyal, Pertamina Klaim Penjualan Pertamax Normal

Banyak Pengguna Loyal, Pertamina Klaim Penjualan Pertamax Normal

- detikFinance
Senin, 16 Mei 2011 12:20 WIB
Banyak Pengguna Loyal, Pertamina Klaim Penjualan Pertamax Normal
Jakarta - PT Pertamina (persero) mengklaim penjualan pertamax masih normal-normal saja meski harganya kini sudah mencapai Rp 9.250 per liter, atau lebih mahal dari BBM Shell. Penjualan normal karena banyak pengguna yang loyal pada pertamax.

"Sekarang normal, sudah sampai harga segini itu normal. Mereka yang tetap membeli Pertamax kan adalah yang benar-benar loyal menggunakan Pertamax. Kecuali, yang golongan 'swing' ini ini yang sudah pindah sejak harganya naik sampai Rp 8.000 kemarin," tegas VP Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun kepada detikFinance, Senin (16/5/2011).

Berdasarkan pantauan detikFinance, naiknya harga Pertamax menjadi Rp 9.250/liter semenjak 15 Mei 2011 kemarin membuat antrian Premium pun makin naik pula. Misalnya, di beberapa SPBU (SPBU Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Condet, dan jalan TB Simatupang), terlihat bahwa antrean konsumen yang ingin membeli BBM pada Senin ini terlihat cukup ramai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada juga beberapa kendaraan, baik itu mobil atau motor yang mengisi bahan bakarnya di dispenser Pertamax. Namun masih kalah banyak jika dibandingkan dengan kendaraan yang mengisi Premium hari ini.

"Tapi, penjualan Pertamax hari ini masih normal," singkat salah seorang operator SPBU yang bertugas di SPBU nomor 34.13704, jalan raya Bogor, Jakarta Timur (16 Mei 2011)

Ia menambahkan, penjualan BBM non subsidi tersebut masih seperti biasanya. Walaupun harga Pertamax kembali naik sejak hari Minggu kemarin serta antrian Premium makin banyak. "Mungkin karena kenaikannya baru sehari," katanya, sambil melayani pengendara yang mengisi BBM.

Pernyataan Pertamina tersebut, berbeda dengan data yang disampaikan kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Tubagus Haryono. Sebelumnya, Tubagus mengatakan konsumsi Pertamax sejak Januari-Maret 2011 mengalami penurunan. Dibandingkan dengan konsumsi Pertamax tahun lalu pada rentang bulan yang sama, konsumsi Pertamax tahun ini mengalami penurunan dengan angka total hingga 37,65%.

Seperti diketahui, semenjak 15 Mei 2011 lalu, Pertamax Cs kembali mengalami kenaikan. Pertamax yang tadinya seharga Rp 9.050/liter kini berubah menjadi Rp 9.250/liter. Kemudian, Pertamax Plus menjadi Rp.9.550/liter. Harga ini berlaku untuk DKI Jakarta dan sekitarnya.

Untuk diketahui, harga Pertamax Cs mengikuti acuan harga minyak dunia. Pertamina selaku penyedia BBM tersebut selalu mengkoreksi harganya setiap dua minggu sekali. Manakala harga minyak dunia naik, maka Pertamax Cs ikut terkoreksi naik dan demikian sebaliknya.

Adapun, dari beberapa bulan sebelumnya harga Pertamax Cs terus mengalami tren kenaikan. Sejak awal tahun Pertamax menyentuh angka Rp 7.500/liter. Harga terus melonjak naik setiap bulannya hingga semenjak Mei lalu sudah menyentuh Rp 9.050/liter.


(nrs/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads