Menteri ESDM Minta PLN Tak Usah Impor Gas

Menteri ESDM Minta PLN Tak Usah Impor Gas

- detikFinance
Senin, 23 Mei 2011 12:28 WIB
Menteri ESDM Minta PLN Tak Usah Impor Gas
Jakarta - Menteri ESDM Darwin Saleh menanggapi rencana penjajakan impor gas oleh PT PLN (Persero) dari Iran. Menurut Darwin sebaiknya PLN tak perlu mengimpor gas untuk pembangkitnya, namun justru harus membangun infrastruktur gas agar mendapatkan akses.

Darmin mengatakan persoalan pasokan gas di Indonesia bukan persoalan kurang gas, tapi soal aksesbilitas. Hal ini menyangkut bagaimana mendistribusikan gas dari daerah yang surplus gas, bisa dibawa ke daerah defisit gas.

"Persoalannya adalah perlu infrastruktur, Karena itu percepat lah kalau mau mencari jalan keluar kita bangun infrastruktur. PLN dan perusahaan yang berkemampuan industri mari bahu membahu bangun infrastrukturnya," serunya Darwin di sela-sela acara Seminar Revitalisasi Program Bioenergi Nasional di Balai Kartini, Jakarta, Senin (23/5/2011).
Β 
Sehingga kata dia masalah gas tak akan terselesaikan tanpa infrastruktur. Menurutnya tanpa infrastruktur pasokan gas dari luar negeri atau dalam negeri pun akan sulit didapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ngapain beli gas dari luar negeri kalau gas dari dalam negeri bisa dibawa," katanya.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan ketika ditemui di Gedung DPR beberapa waktu lalu sempat melontarkan rencana mengimpor gas dari Iran. Hal ini menyangkut tak terpenuhinya pasokan gas untuk PLN.

"Saya baru dari Iran untuk menjajaki (impor). Kalau memang tidak dapat gas dari dalam negeri ya apa boleh buat. Kita harus tahu gas di luar negeri seperti apa dan kebetulan Iran itu lagi bangun LNG besar-besaran. Saya ke sana meninjau proyek LNG itu dan sudah bicara kemungkinan-kemungkinan impor. Tinggal masalah waktu saja," tutur Dahlan.

Menurut Dahlan PLN sangat memerlukan gas untuk pembangkit listriknya karena lebih efisien. Namun sampai sekarang belum ada kepastian soal pasokan gas di dalam negeri. Iran baru bisa memasok gas untuk PLN pada 2013 dengan kapasitas awal 750 MMSCFD.

Selain Iran, PLN juga menjajaki impor gas dari Qatar dan Australia. Namun menurut Dahlan, harga gas dari Iran lebih murah.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads