Hal ini disampaikan oleh Direktur SDM Pertamina Rukmi Hadihartini dalam rapat dengan Komisi VII DPR yang diadakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/5/2011).
"Kerugian Cilacap ditaksir US$ 30 juta tapi itu rinciannya belum masih taksiran asuransi. Diharapkan diganti oleh asuransi," jelas Rukmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencegah agar kebakaran serupa tidak terjadi, Pertamina akan melakukan tindakan preventif ke seluruh kilang yang dimilikinya di seluruh Indonesia.
"Kita akan pastikan tangki di kilang selalu dalam keadaan standar," ujar Rukmi.
Seperti diketahui, 3 tangki di kilang Cilacap terbakar pada 2 April 2011. Tangki yang terbakar bukanlah tangki berisi BBM melainkan berisi minyak ringan HOMC (High Octane Mogas Component).
(dnl/hen)











































