Target Meleset, RI Raup US$ 12 Miliar dari Produksi Migas dalam 4 Bulan

Target Meleset, RI Raup US$ 12 Miliar dari Produksi Migas dalam 4 Bulan

- detikFinance
Selasa, 24 Mei 2011 16:09 WIB
Target Meleset, RI Raup US$ 12 Miliar dari Produksi Migas dalam 4 Bulan
Jakarta - Meskipun produksi minyak masih megap-megap, pemerintah Indonesia memperoleh US$ 12,164 miliar dari hasil penerimaan produksi minyak dan gas (migas) di dalam negeri dalam 4 bulan di 2011 ini.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BP Migas R. Priyono dalam rapat dengan Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/5/2011).

"Jadi sampai April penerimaan dari sektor migas itu 92% dari target. Penerimaan dari minyak 90% dari target dan gas itu 94% dari target," kata Priyono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, realisasi penerimaan migas sampai April ini di atas target yang telah ditetapkan dalam APBN yang sebesar US$ 8,85 miliar.

Tingginya penerimaan migas ini, lanjut Priyono, adalah karena harga minyak yang sempat mencapai US$ 109 per barel.

"Jadi sampai April pendapatan kotor migas kita US$ 19 miliar. Ketika sudah dibagi hasil oleh kontraktor kontrak kerjasama hasil bersihnya US$ 12,164 miliar," kata Priyono.

Priyono mengatakan, sampai akhir tahun, BP Migas memperkirakan pemerintah bisa meraup US$ 31,088 miliar dari sektor migas atau 117% dari target APBN yang sebesar US$ 26,554 miliar.

"Perkiraan tersebut dengan asumsi harga minyak rata-rata US$ 95 per barel dan gas US$ 8,19 per mmbtu," tukas Priyono.


(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads