Hal ini disampaikan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina M. Harun kepada detikFinance, Selasa (24/5/2011).
"Perkembangan elpiji ini lumayan dan cukup banyak. Banyak penghuni-penghuni apartemen yang mengkonsumsi," ujar Harun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak hafal harganya yang pasti mengikuti arga pasar dan itu kita antas," jelas Harun.
Saat ini harga keekonomian elpiji adalah Rp 8.000 per kg. Untuk elpiji 12 kg harganya di bawah harga keekonomian sehingga lebih murah. Namun Pertamina sepanjang triwulan I-201 rugi Rp 1 triliun dari penjualan elpiji ini.
Seperti diketahui elpiji 'premium' Pertamina ini dijual sesuai keekonomian tanpa subsidi yakni sekitar Rp 7.800- Rp 7.900 per Kg. Sedangkan elpiji 3 Kg saat ini dijual dengan harga Rp 5.850 per Kg atau lebih murah sekitar 1.950-2.050 per Kg. Sedangkan elpiji 12 Kg dijual Rp 1.600 lebih mahal dibandingkan elpiji 3 Kg.
Pertamina mengaku menyediakan tukar tabung elpiji ke premium ini. Bagi yang ingin membeli produk ini bisa langsung menghubungi 021-56980607 atau 021 56969241.
(dnl/qom)











































