'Asosiasi Penjarah BBM Subsidi' Rugikan Negara Miliaran Rupiah

'Asosiasi Penjarah BBM Subsidi' Rugikan Negara Miliaran Rupiah

- detikFinance
Rabu, 25 Mei 2011 13:52 WIB
Asosiasi Penjarah BBM Subsidi Rugikan Negara Miliaran Rupiah
Jakarta - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) merasa kesal karena tindakan penyelewengan BBM bersubsidi di beberapa wilayah Indonesia. Penyelewengan ini merugikan negara miliaran rupiah.

Demikian disampaikan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dalam acara Penandatanganan Keputusan Bersama Kepala BPH Migas Dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia di kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (25/5/2011).

"Terus terang saya agak gemas. Sepertinya ada 'Asosiasi Penjarah BBM Bersubsidi'," keluh Tubagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirinya menyampaikan bahwa tindak penyelewengan yang terjadi benar-benar sistematis menurutnya. "Kalau saya tunjukkan bagimana cara mereka menimbun (BBM), itu luar biasa sekali," ucapnya.

Lebih lanjut Tubagus mengatakan, tindakan seperti ini belum bisa diidentifikasi kerugiannya.

"Kami hitung secara kasar, jika 5 ton bensin diselundupkan berarti kerugian negara dikalikan dengan nilai subsidinya, kalau subsidinya Rp 4.000 berarti bisa rugi Rp 20 juta per hari. Kalikan saja setahun, bisa miliaran itu," terangnya.

Sejauh ini pihaknya masih terus berusaha menekan adanya tindakkan penyelewengan tersebut, maka itu BPH Migas bersama pihak Kepolisian menandatangani nota kesepahaman terkait pencegahan tindak penyelewengan BBM Bersubsidi.

"Jadi penandatanganan ini adalah perpanjangan dalam rangka kerjasama yang kita lakukan terkait penyidikan dan operasi bersama," tutur Tubagus.

Selain Kepolisian, BPH Migas juga bekerjasama dengan pihak Pemda setempat dan juga dengan Pertamina.

(nrs/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads