500 Angkot Kp. Melayu-Senen Uji Coba Sistem Kendali BBM

500 Angkot Kp. Melayu-Senen Uji Coba Sistem Kendali BBM

- detikFinance
Kamis, 26 Mei 2011 15:30 WIB
500 Angkot Kp. Melayu-Senen Uji Coba Sistem Kendali BBM
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan akan mengujicobakan penggunaan sistem Radio Frequency Identification (RFID) kepada 500 angkot rute Kp. Melayu-Senen (M01) untuk persiapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi.

Demikian disampaikan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/5/2011).

"Kita akan ujicoba di Juni atau Juli. Tapi untuk hanya satu rute saja," singkatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evita menambahkan, penggunaan RFID tersebut tidak langsung membatasi jumlah kuota yang dibutuhkan angkutan umum untuk mengisi BBM.

"Itu nggak pakai pembatasan, belum ada batasan. Kalau dipasangi stiker kemarin, itu hanya untuk mengenalkan kepada mereka karena kita rencananya pasang RFID di Kampung Melayu," tukasnya.

RFID akan dipasang di SPBU. Sedangkan di kendaraan akan dipasang semacam finger print yang sudah disinkronkan dengan RFID di SPBU.

Seperti diketahui, pada Februari 2011 lalu pihak Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas memasangi stiker 'Uji Coba BBM Bersubsidi 'pada angkutan umum mikrolet M01 jurusan Kp. Melayu-Senen.

Hal tersebut dilakukan pemerintah dalam rangka mempersiapkan kebijakan mereka untuk mencari data komprehensif sebelum nantinya melaksanakan kebijakan pembatasan BBM bersubsidi yang sampai saat ini belum terealisasi.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads