Komisaris Utama Pertamina Sugiharto mengatakan, Pertamina sedang melakukan kajian terhadap ratusan proposal penawaran blok migas.
"Saya kira banyak peluanglah untuk pertamina tidak hanya Angola, tapi banyak sekali. Tapi saya nggak mau mengatakan Angola satu-satunya yang menjadi target Pertamina ke depan," tutur Sugiharto ketika ditemui di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Selasa (31/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini untuk mengurangi ketergantungan kita kepada minyak yang berasal dari pihak lain," imbuh Sugiharto.
"Di BB (BlackBerry) saya saja orang yang menawarkan dari seluruh dunia ini banyak. Tapi kan harus dilakukan pendalaman. Ada yang menarik, ada yang komersial, ada yang non komersial, ada yang risikonya menengah, ada yang risikonya kecil. Jadi itu suatu bisnis rutin dari pertamina," papar Sugiharto.
Sugiharto mengatakan, Pertamina memang sedang gencar untuk berekspansi memperkuat bisnis migas di sektor hulu. Ini dilakukan karena pertamina berniat menjadi perusahaan minyak kelas dunia.
"Sebagai perusahaan minyak yang ingin menjadi world class company, strateginya adalah tumbuh organik dan anorganik. Organik itu menggunakan infrastruktur, bisnis, dan lapangan-lapangan yang sudah ada. Dan itu sebagai sebuah model yang hampir seluruh perusahaan minyak di dunia melakukan hal yang sama," tukas Sugiharto.
(dnl/qom)











































