BBM Premium Langka, Pengguna Roda Empat di Kaltim Beli Eceran

BBM Premium Langka, Pengguna Roda Empat di Kaltim Beli Eceran

- detikFinance
Selasa, 31 Mei 2011 16:14 WIB
BBM Premium Langka, Pengguna Roda Empat di Kaltim Beli Eceran
Samarinda - Ketersedian premium di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) telah berlangsung normal. Namun tidak demikian di kota-kota lainnya di Kaltim, kelangkaan premium terus terjadi dan belum dapat diatasi.

Misalnya di Sengatta, Kabupaten Kutai Timur, warga kesulitan mendapat premium di SPBU. Dari dua SPBU yang beroperasi di Sengatta, tidak menjual premium hingga sore hari ini.

"Buka pagi, siang sudah habis lagi," kata Bowo pemilik kendaraan roda empat yang tinggal di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, ketika dihubungi detikFinance, Selasa (31/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bowo, kesulitan memperoleh premium di kota Sengatta, berlangsung hampir 1 bulan terakhir ini. Yang menarik, justru penjual premium eceran tetap marak dengan harga rata-rata Rp 6.000 per liter.

"Mau tidak mau saya beli premium eceran 20 liter. Selalu tidak kebagian kalau beli di SPBU. Antreannya sampai ratusan meter," ujar Bowo.

Kelangkaan premium di Kaltim juga terhadi di Bontang, juga mengalami hal yang sama. Dari tiga SPBU yang berada di tengah kota Bontang, masih seringkali kehabisan stok premium sehingga mengakibatkan kelangkaan.

"Datang pagi, siang sudah habis. Datang sore, belum sampai malam, sudah habis lagi. Kalau ada, antrean panjang," kata Rahmad, warga Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

Menurut Rahmad, dari pemberitaan yang dibacanya melalui media massa lokal di Bontang, salah satu SPBU di kilometer 6 Bontang-Samarinda, mengaku mendapat pengurangan jatah premium. "Yang saya baca, jatah SPBU 20 kilo liter, jadi 10 kilo liter. Ini membuat warga panik. Premium eceran di daerah Bontang Pesisir sempat mencapai Rp 15.000 per liter. Kebetulan saya yang beli sendiri," ujar Rahmad.

Demikian halnya di Kabupaten Berau, yang berada di wilayah utara Kaltim. Di kota itu, kelangkaan premium justru berlangsung lebih dari 2 bulan terakhir ini.
Harga premium eceran, harga bervariasi mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 20.000 perliter yang dijual dalam kemasan botol. Harga tersebut semakin tidak terkendali mengingat kelangkaan ketersediaan premium di SPBU.

"Harga eceran naik turun. Kadang Rp 12.000, kadang naik sampai Rp 20.000. Itu pun perbotol tidak sampai 1 liter," kata Mauminah warga Talisayan, Kabupaten Berau.

Dijelaskan Mauminah, warga Talisayan juga mengalami kesulitan yang sama apabila membeli premium di SPBU, yang berada di Tanjung, tengah kota Berau.
"Bensin (premium) cuma ada pagi sampai sore di SPBU. Kalau malam, jangan harap ada SPBU yang jual bensin," sebutnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads