Kepala BPH Migas Tubagus Haryono mengatakan, tahun ini pemerintah telah menetapkan jatah premium sebanyak 1.758.174 kiloliter (KL). Namun jatah ini sudah ludes semua.
"Disparitas harga yang tinggi menyebabkan konsumen pertamax beralih ke premium," kata Tubagus dalam bahan penyampaiannya di rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pembagiannya per kotamadya, berikut ini adalah kuota premium berdasarkan APBN 2011 dengan realisasinya (kecuali Kepulauan Seribu):
Jakarta Utara
- Kuota APBN 2011: 281.500 KL
- Realisasi April 2011: 107,2%
- Kuota APBN 2011: 338.698 KL
- Realisasi April 2011: 109,9%
Kuota APBN 2011: 194.881 KL
Realisasi April 2011: 105,2%
Jakarta Timur
- Kuota APBN 2011: 472.201 KL
- Realisasi April 2011: 110,5%
- Kuota APBN 2011: 470.894 KL
- Realisasi April 2011: 106,8%
- Jakarta Utara
Kuota 2012: 323.551 KL
- Jakarta Barat
Kuota 2012: 408.808 KL
- Jakarta Pusat
Kuota 2012: 215.764 KL
- Jakarta Timur
Kuota 2012: 576.294 KL
- Jakarta Selatan
Kuota 2012: 537.237 KL
(nrs/dnl)











































