Demikian disampaikan oleh Dirjen Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Evita Herawati Legowo) dalam rapat dengar pendapat bersama dengan anggota Komisi VII DPR RI, Jakarta, Selasa (7/6/2011).
"Berdasarkan per tanggal 31 Mei 2011, realisasi produksi lifting minyak baru mencapai 906,4 ribu barel per hari," kata Evita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari perkiraan tersebut, untuk tahun 2012 kami memperkirakan target produksi minyak nasional di tahun 2012 dengan dua senario. Skenario pertama adalah 950 ribu bph dan skenario kedua adalah 970 ribu bph," lanjutnya.
Di tempat yang berbeda, Gde Pradnyana selaku Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menyampaikan bahwa secara rata-rata produksi minyak nasional mulai menunjukkan sedikit peningkatan.
"Jika bulan Maret-April 2011 rata-rata produksi kita adalah 907 ribu bph. Maka, sejak Mei hingga saat ini, rata-ratanya sudah ke 916-917 ribu bph," ujar Gde melalui pesan singkatnya kepada detikFinance.
Pihaknya sejauh ini berharap agar produksi bisa meningkat di waktu berikutnya, di samping masih terus mengusahakan upaya peningkatan produksi.
(nrs/dnl)











































