Tanpa Pembatasan, Konsumsi BBM Subsidi Bisa 'Jebol' 45,6 Juta Kiloliter

Tanpa Pembatasan, Konsumsi BBM Subsidi Bisa 'Jebol' 45,6 Juta Kiloliter

- detikFinance
Selasa, 07 Jun 2011 16:33 WIB
Tanpa Pembatasan, Konsumsi BBM Subsidi Bisa Jebol 45,6 Juta Kiloliter
Jakarta - Akibat tingginya pertumbuhan konsumsi BBM bersubsidi khususnya bensin premium, Kementerian ESDM membuat tiga perkiraan kuota BBM bersubsidi untuk tahun 2012.

Dirjen Migas Evita Herawati Legowo mengatakan, tanpa adanya pengaturan atau pembatasan konsumsi BBM subsidi, total konsumsi BBM subsidi bisa menembus 45,6 juta kiloliter (KL).

"Perkiraan konsumsi BBM bersubsidi 2012 akan dipengaruhi oleh pelaksanaan pengaturan BBM bersubsidi," kata Evita dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR yang dilaksanakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evita melanjutkan, pertumbuhan konsumsi BBM jenis premium rata-rata sepanjang 2006-2010 adalah sebesar 8,6% per tahun. Sedangkan untuk konsumsi solar tumbuh 6% per tahun.

Dalam kesempatan tersebut Evita menyampaikan tiga skenario terkait proyeksi konsumsi BBM bersubsidi di 2012, yaitu:

  • Dengan pengendalian, konsumsi BBM bersubsidi diperkirakan akan sebanyak 38,4 juta KL.
  • Dengan pengaturan, konsumsi BBM bersubsidi diperkirakan akan sebanyak 41,7 juta KL.
  • Apabila pengaturan tidak dapat dilaksanakan akan menjadi sebesar 45,6 juta KL.
Menjelaskan tiga proyeksi tersebut, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh sebelumnya menjelaskan, program pengendalian BBM bersubsidi adalah langkah yang dilakukan dengan merubah peraturan (Perpres No.55/2005 dan Perpres No.9/2006), yakni melaksanakan implementasi perubahan peraturan tersebut dengan sistem distribusi tertutup melalui penjatahan serta peningkatan pengawasan secara ketat.

"Sedangkan, pengaturan adalah langkah yang dilakukan dengan merubah peraturan (Perpres N0 55/2005 dan Perpres No 9/2006) dengan melaksanakan implementasi perubahan peraturan tersebut dan melaksanakan pengawasan," lanjut Darwin.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads