Duh! Subsidi Listrik Naik Rp 22 Triliun di 2012

Duh! Subsidi Listrik Naik Rp 22 Triliun di 2012

- detikFinance
Selasa, 07 Jun 2011 19:09 WIB
Duh! Subsidi Listrik Naik Rp 22 Triliun di 2012
Jakarta - Kementerian ESDM memperkirakan subsidi listrik bakal naik hingga Rp 22,47 triliun di 2012. Berarti dibutuhkan dana subsidi listrik sebesar Rp 63,17 triliun di 2012 dari subsidi listrik tahun ini sebesar Rp 40,7 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, Jarman dalam rapat kerja bersama anggota Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2011).

"Ada sedikit perubahan (subsidi listrik) dari kemarin. Di 2012, ada dua estimasi terhadap kenaikan kebutuhan subsidi listrik melalui perubahan asumsi nilai tukar dan harga crude oil (ICP/Indonesian Crude Price/Harga Minyak Mentah Indonesia)," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jarman lebih lanjut memaparkan, dengan adanya asumsi nilai tukar Rp 9.300/US$ dan ICP sebesar US$ 95 per barel, maka kebutuhan subsidi menjadi Rp 63,17 triliun di 2012.

Sedangkan, dengan adanya asumsi nilai tukar Rp 9.000 per US$ dan ICP senilai US$ 75 per barel menjadikan kebutuhan subsidi sebesar Rp 53,77 triliun.

Jarman menyampaikan perubahan hanya terjadi pada dua patokan tersebut yang menimbulkan dua estimasi. Sedangkan, untuk penjualan listrik, pertumbuhan penjualan listrik, susut jaringan, BPP (biaya pokok produksi) listrik, margin, hingga tarif tenaga listrik belum ada perubahan.

Seperi diketahui, sebelumnya Jarman menyampaikan akan ada perkiraan pertambahan subsidi di 2012 senilai Rp 18 triliun. Sehingga ada kenaikan dari Rp 40,7 triliun menjadi Rp 58,7 triliun.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads