Laba bersih Rp 16,77 triliun di 2010 itu berarti naik 3% dibandingkan 2009. Menurut VP Komunikasi Pertamina Muhammad Harun, dari laba tersebut, sebesar Rp 7.12 triliun akan disetorkan ke pemerintah sebagai dividen.
Harun menjelaskan, di 2010 sebenarnya Pertamina bisa mencetak laba Rp 22,5 triliun. Namun karena adanya kerugian dari penjualan elpiji 12 kg dan 50 kg yang mencapai Rp 3,24 triliun, maka laba tersebut tergerus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau dilihat laba kita tahun 2010 naik 3%, tapi sebenarnya bisa mencapai Rp 22,5 triliun," ujar Harun kepada detikFinance, Rabu (15/6/2011).
(qom/dnl)











































