PLN Masih Kerja Keras Kalahkan Malaysia Soal Mati Lampu

PLN Masih Kerja Keras Kalahkan Malaysia Soal Mati Lampu

- detikFinance
Rabu, 15 Jun 2011 15:05 WIB
Maumere - PLN berjanji akan terus bekerja keras untuk mengatasi beberapa persoalan listrik di Tanah Air. Salah satunya, PLN berusaha keras mengurangi permasalahan mati lampu hingga dapat mengalahkan Malaysia.

Demikian disampaikan Dahlan Iskan, selaku Direktur Utama PLN ketika ditemui di Maumere, Nusa Tenggara Timur, Rabu (15/6/2011).

"Sekarang itu kalau mati lampu bukan karena listrik PLN yang tidak cukup, tapi itu karena ada persoalan yang harus ditangani PLN, yaitu gimana mengurangi jumlah mati lampu. Ini target kita berikutnya," janji Dahlan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahlan mengklaim, PLN berhasil mengatasi krisis listrik dalam 6 bulan dan bisa mengatasi daftar tunggu listrik 3 juta orang dalam setahun.

"Kalau gitu, kenapa tidak bisa mengatasi mati lampu?," tanyanya.

"Waktu itu kita bikin target dalam enam bulan, kekurangan listrik di Indonesia harus dihadapi. Juli 2010, kemarin pun tercapai bahwa listrik di Indonesia cukup. Kemudian, dari 3 juta yang antre listrik, sudah 1,5 juta antrean sudah selesai tahun lalu. 17 Juni 2011 nanti harus selesai 1,5 juta lagi. Maka itu, krisis listrik berakhir, daftar tunggu tuntas, dan PLN bisa konsentrasi gimana mengurangi mati lampu. Kita bertahap, harus satu-satu," imbuh pendiri Jawa Pos Grup ini.

Dikatakan Dahlan, untuk saat ini jangan berharap besok mati lampu itu tidak ada. Dahlan mengutarakan bahwa mati lampu itu masih 'wajib' tetapi yang terpenting jangan terlalu sering.

"Di semua negara juga mati lampu. Permintaan rakyat kan sederhana, agar jangan mati lampu terlalu sering, dan kalau mati lampu jangan lama-lama. Jadi kalau ada mati lampu itu jangan dipikir karena PLN kurang listrik," kata Dia.

Dahlan melanjutkan, adanya mati lampu saat ini lebih banyak disebabkan karena gangguan pada jaringan. Pihaknya sejauh ini berusaha untuk mengatasi hal tersebut, misalnya, mengatasi permasalahan pada pohon yang berada di wilayah jaringan listrik yang dapat memicu penyebab mati lampu.

"Jadi intinya, krisis listrik bisa lewat, daftar tunggu lewat, sekarang tinggal masalah mati lampu. Target kami untuk di Jawa itu per pelanggan hanya boleh 9 kali setahun. Tapi, kalau luar Jawa kami belum berani target, masih kami pelajari," lanjut Dahlan.

Menurutnya, jika PLN berhasil atasi PR ini, maka PLN bisa mengalahkan Malaysia dalam urusan mengatasi mati lampu.

"Ini bukan karena sepakbola kita kalah dengan mereka (Malaysia). Tapi kita cari musuh yang bisa kita kalahkan," ungkap Dahlan yang disusul tawa para hadirin.

(nrs/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads