Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengatakan hak untuk membeli BBM Premium adalah bagi golongan yang tidak mampu, sementara orang mampu menggunakan BBM non subsidi.
"Hak yang dimaksud di sini adalah, terkait persetujuan antara wakil rakyat (DPR RI) dan pemerintah dalam UU (undang-undang). Mereka yang berhak dapat BBM subsidi adalah golongan yang tidak mampu. Jadi kita masing-masing bisa paham apakah kita golongan tidak mampu? Dan ini butuh kejujuran," kata Darwin dalam acara konpers bersama MUI di Kantor ESDM, Jakarta, Senin (27/6/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini jadi tantangan pribadi, kalau Pertamax mahal ya kita beli sedikit, kalau memang sedikit, kita batasi penggunaannya. Ajakan seperti ini berlaku bagi yang bisa memilih. Gunakan BBM seperlunya, walau Pertamax sedang mahal, tapi jangan beli Premium jika kita mampu," tuturnya.
Ia berusaha untuk tindakan lebih lanjut terkait pengawasan terhadap BBM bersubsidi agar diterima oleh yang berhak. Pemerintah berencana membuat MoU dan melakukan pelatihan penyebarluasan substansi terkait sosialisasi BBM Bersubsidi.
"Ini bisa dijadikan cara bagi ulama-ulama di daerah untuk mengingatkan masyarakat supaya mengunakan energi secara bertanggung jawab," katanya.
(nrs/hen)











































