Pemerintah Tak Berani Naikkan Harga BBM

Pemerintah Tak Berani Naikkan Harga BBM

- detikFinance
Rabu, 29 Jun 2011 13:22 WIB
Pemerintah Tak Berani Naikkan Harga BBM
Jakarta - Meskipun harga minyak tinggi dan subsidi BBM membengkak, pemerintah mengaku tidak berani untuk menaikkan harga BBM bersubsidi walau hanya Rp 500 per liter dari harga bensin premium saat ini Rp 4.500 per liter.

Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa sore (28/6/2011).

"Menaikkan harga BBM bukan pilihan, saya sudah hitung dari seluruh perekonomian kita. Naik Rp 500 inflasi 0,7-0,8% dan diikuti oleh inflasi lainnya dan akan menaikkan core inflation-nya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, selain harga minyak yang naik, anggaran subsidi yang dikeluarkan pemerintah juga bakal melonjak akibat tingginya konsumsi BBM subsidi. Dari target kuota konsumsi BBM subsidi sebanyak 38,6 juta kiloliter tahun ini, diperkirakan akan melonjak hingga lebih dari 40 juta kiloliter.

"Artinya jika menaikkan harga BBM itu bukan pilihan saya sudah menghitung dari seluruh perekonomian kita maka jauh lebih baik dilakukan pengetatan terlebih dahulu terlebih mengingat harga minyak dunia yang mulai turun," tuturnya.

Hatta mengaku tidak ingin menaikkan harga BBM subsidi karena ingin menjaga perekonomian stabil dan tak makin bergejolak.

"Opsi pembatasan BBM bukan opsi. Sementara ini karena kita masih anggap jauh lebih baik menjaga disiplin kita. Imbauan baru sebatas imbauan belum sampai pada kewajiban," katanya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads