Konsumsi BBM subsidi Nyaris 20 Juta Kiloliter dalam 6 Bulan

Konsumsi BBM subsidi Nyaris 20 Juta Kiloliter dalam 6 Bulan

- detikFinance
Rabu, 06 Jul 2011 13:19 WIB
Konsumsi BBM subsidi Nyaris 20 Juta Kiloliter dalam 6 Bulan
Jakarta - Volume konsumsi BBM bersubsidi hingga semester I-2011 sudah menyentuh angka 19,55 juta kiloliter (KL). Jumlah konsumsi BBM subsidi ini nyaris tembus 20 juta KL.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Tubagus Haryono dalam presentasinya pada rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2011).

"Volume BBM bersubsidi sampai dengan 27 Juni 2011 sudah mencapai 19.558.644 KL," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angka tersebut sudah tercapai hingga 50,68% jika dibandingkan dengan kuota dalam APBN 2011 yang sebesar 38,5 juta KL.

"Tingginya konsumsi BBM bersubsidi tersebut disebabkan karena adanya pertumbuhan kendaraan bermotor yang cukup besar," lanjut Tubagus.

Kemudian, disparitas harga BBM bersubsidi dengan BBM non-subsidi yang masih tinggi dengan rata-rata perbedaan harga menacapai Rp 4.000.

Lebih lanjut, Tubagus merinci realisasi konsumsi BBM bersubsidi sampai dengan 27 Juni 2011 lalu:

  • Premium: 11.854.369 KL (51,11% dari target APBN)
  • Minyak Tanah: 907.644 KL (39,20% dari target APBN)
  • Minyak Solar: 6.796.631 KL (51,9% dari target APBN)
Untuk perbandingan, target volume konsumsi BBM bersubsidi di 2011 yang dipatok dalam APBN adalah sebagai berikut:

  • Premium: 23.190.505 KL
  • Minyak Tanah: 2.315.599 KL
  • Solar: 13.094.952 KL
Khawatir kuota yang sudah ditetapkan bisa 'jebol' di akhir tahun, pemerintah hari ini mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi menjadi 40,49 juta KL untuk RAPBN-P 2011. Terjadi permintaan penambahan volume BBM subsidi sebesar 1.9 juta KL jika diselisihkan dengan kuota APBN 2011 yang ditetapkan sebesar 38,59 juta KL.

(nrs/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads