Genjot Listrik Murah, ESDM Minta Tambahan Rp 5,5 Triliun

Genjot Listrik Murah, ESDM Minta Tambahan Rp 5,5 Triliun

- detikFinance
Senin, 11 Jul 2011 16:38 WIB
Genjot Listrik Murah, ESDM Minta Tambahan Rp 5,5 Triliun
Jakarta - Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) meminta penambahan dana Rp 5,5 triliun di tahun ini. Salah satunya adalah untuk anggaran program listrik murah dan hemat Rp 1,6 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dalam rapat kerja pembahasan APBN Perubahan 2011 bersama Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/7/2011).

"Dalam kesempatan ini Kementerian ESDM mengajukan tambahan untuk APBN-P 2011 sebesar Rp 5,5 triliun," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darwin menjelaskan, dengan usulan penambahan tersebut total anggaran yang dibutuhkan Kementerian ESDM mengalami kenaikan sebesar 27%. Sehingga dari pagu anggaran sebesar Rp 15,3 triliun di awal tahun menjadi Rp 20,8 triliun.

Adapun total anggaran tersebut rencananya digunakan untuk:

  • Pengelolaan barang milik negara terhadap KKKS (Kontraktor Kontrak Kerjasama) dan PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) Rp 65 miliar.
  • Konversi energi Rp 3,9 triliun
  • Program listrik murah dan hemat Rp 1,6 triliun
"Adapun, realisasi anggaran belanja Kementerian ESDM sampai akhir Juni 2011 adalah Rp 1,9 triliun atau 12,7% dari pagu anggaran 2011 sebesar Rp 15,3 triliun," tambah Darwin.

Darwin mengakui realisasi penyerapan anggaran tersebut masih rendah. Diperkirakan realisasi akan menanjak tajam pada triwulan IV-2011.

"Masih ada 74,3% anggaran Kementerian ESDM adalah belanja modal dan pembangunan fisik. Pada triwulan ke-IV kami prognosakan realisasinya dapat mencapai hingga 95,8% sejalan dengan realisasi belanja modal dan pembangunan fisik," ungkap Darwin.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads