Kendaraan Pakai Gas, Pemerintah Bisa Hemat Rp 142,8 Triliun

Kendaraan Pakai Gas, Pemerintah Bisa Hemat Rp 142,8 Triliun

- detikFinance
Kamis, 14 Jul 2011 08:14 WIB
Kendaraan Pakai Gas, Pemerintah Bisa Hemat Rp 142,8 Triliun
Jakarta - Penggunaan gas untuk kendaraan bermotor bisa menghemat anggaran pemerintah hingga Rp 142,8 triliun. Pemerintah bisa berhemat dengan konversi BBM bersubsidi ke gas, ketimbang harus menggelontorkan dana untuk BBM bersubsidi hingga Rp 235,75 triliun.

Demikian tertuang dalam 'ReforMiner Institute's Policy Analysis' Edisi VI bulan Juni 2011 seperti dikutip detikFinance, Kamis (14/7/2011).

Berikut ini adalah nilai penghematan konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) Subsidi ke BBG (Bahan Bakar Gas) yang disimulasikan oleh ReforMiner Institute:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indikator BBM Bersubsidi - Premium:

  • Dengan volume Premium bersubsidi 23,19 juta KL (belum mengalami perubahan APBN-P 2011), harga subsidi Rp 4.500/liter, dan asumsi harga Premium keekonomian Rp 6.500/liter, menghabiskan biaya pengadaan Premium bersubsidi Rp 150,73 triliun.
  • Dengan menggunakan BBG yang setara dengan volume dan asumsi harga Premium bersubsidi tersebut, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan konversi ke BBG adalah Rp 59,41 triliun (harga dari Pertamina) dan Rp 83,48 triliun (harga swasta).

Indikator BBM Bersubsidi - Solar:



  • Dengan volume Solar bersubsidi 13,8 juta KL (belum mengalami perubahan APBN-P 2011), harga Solar bersubsidi Rp 4.500/liter, asumsi harga Solar keekonomian Rp 6.500/liter, harga BBG PT Pertamina (tanpa paja, Rp/LSP) Rp 2.562/liter, Harga BBG Swasta (Rp/LSP) Rp 3.600/liter, menghabiskan biaya pengadaan Solar Bersubsidi Rp 85,02 triliun.
  • Dengan menggunakan BBG yang setara dengan volume dan asumsi harga Solar bersubsidi tersebut, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaa konversi ke BBG adalah Rp 33,51 triliun (harga dari Pertamina) dan Rp 47,08 triliun (harga swasta).

Dengan kedua indikator tersebut maka penghematan yang dapat dihitung adalah (dikurangi dari harga Pertamina untuk konversi BBG) :

  • Premium: Rp 150,73 - Rp 59.41 = Rp 91,32 triliun
  • Solar: Rp 85,02 - Rp 33,51 = Rp 51.51 triliun
  • Total: Rp 142,83 triliun

Dengan demikian, total penghematan yang dapat diambil pemerintah jika mengkonversi gas setara dengan jumlah kuota BBM Bersubsidi Premium dan Solar yang sama dan harga yang sama adalah Rp 142,8 triliun.

Dari simulasi yang dilakukan ReforMiner Institute tersebut, disampaikan bahwa pengembangan dan pengunaan BBG berpotensi menghemat anggaran subsidi dalam jumlah yang sangat signifikan. Namun sampai saat ini, pengembangan dan penggunaan BBG tersebut di tanah air tidak digarap secara sungguh-sungguh.

(nrs/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads