"PLN fokus untuk menambah pasokan gas di PLTU Muara Tawar. Kita berharap agar pasokan gas dapat dikembalikan," kata Direktur Manajemen Bisnis dan Resiko PLN Murtaqi Syamsuddin ketika ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (14/7/2011).
Murtaqi melanjutkan, sampai saat ini belun mendapat solusi mengenai hal tersebut. PLN membutuhkan pasokan gas sebanyak 100 mmscfd dari total kebutuhan 200 mmscfd untuk pembangkit tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Murtaqi jika pasokan gas tersebut dapat dipenuhi, maka PLN dapat menghemat biaya hingga Rp 5 triliun. "Jadi dengan itu PLN bisa menghindari pembakaran minyak yang mencapai Rp 5 triliun," tuturnya.
Sejauh ini PLN, memiliki rencana untuk membeli kembali gas yang sudah dieskpor ke Singapura. Mengingat terdapat pasokan gas sebesar 700 mmscfd, sejumlah 400-500 mmscfd diekspor ke Singapura. Pihaknya berharap dapat mengambil 100 mmscfd untuk memenuhi pasokan tersebut.
Selain itu, terdapat juga pasokan gas sebanyak 100 mmscfd yang sebelumnya pernah diminta PGN agar gas tersebut dapat dipasok ke PLN. Namun, hal tersebut tidak dapat dipasok mengingat BP Migas meminta untuk meningkatkan produksi minyak Chevron yang terdapat di Riau.
(nrs/hen)











































