Demikian disapaikan Kepala Divisi Humas, Sekuritas, dan Formalitas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Gde Pradnyana kepada detikFinance, Jakarta, Jum'at (15/7/2011).
"Sudah mulai naik, sejak dua hari lalu," singkatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi turn around di sana sudah selesai. Secara nasional produksi mudah-mudahan bisa di atas 920.000 bph," harapnya.
Seperti diketahui, sebelumnya terjadi perbaikan di lapangan Tunu yang mengakibatkan berhentinya produksi di wilayah kerja minyak tersebut. Akibatnya produksi migas Indonesia kehilangan hingga 20.000 bph untuk produksi minyak (kondensat).
Produksi rata-rata minyak nasional pun akhirnya mengalami penurunan hingga 906.000 bph. Sampai Juni lalu pun produksi rata-rata masih berkisar di antara 906.000 bph dan bahkan pada 5 Juli 2011 lalu produksi harian pernah turun sampai 888.000 bph.
(nrs/hen)











































