Potensi itu tersebar di 17 titik pada 7 Kabupaten yaitu Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan.
Β
Demikian disampaikan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam sambutannya pada acara Rakor Pemprov Sumbar dengan Bupati/Walikota se-Sumbar, Selasa ( 19/7/2011). Dengan potensi sebesar itu, menurut Irwan, Sumbar diharapkan mampu menjadi pemasok energi hijau di Indonesia sehingga dapat meminimalisir penggunaan BBM dan batubara.
"Kita telah mempromosikan potensi itu antara lain kepada investor Jerman dan Amerika Serikat karena biaya yang dibutuhkan sangat besar mencapai sekitar US$ 3.000.000 per MW. Sebagai hasil kunjungan kita ke Jerman akhir 2010 lalu, pihak Jerman melalui negara bagian Bavaria telah siap membantu melalui kerjasama pembangunan pembangkit listrik panas bumi di Sumbar,β ujar Irwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Selain potensi panas bumi, Sumbar juga memiliki potensi air untuk sumber energi listrik yang besar. Untuk kelanjutan kerjasama dan bantuan hibah dari pihak Jerman tersebut diperlukan suatu kajian menyeluruh berupa feasibility study dan dukungan dari Kepala Bappenas," kata Irwan.
(yon/dnl)











































