"Pengembangan energi alternatif hendaknya tidak menggunakan sumber daya untuk pangan karena dikhawatirkan akan meningkatkan harga pangan. Dari berbagai kajian PII, kami berpendapat agar penggunaan energi nuklir dijadikan alternatif sebagai sumber energi masa depan," kata Ketua Umum PII Said Didu di sela Rapimnas 2011 PII di Gedung BPPT, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (20/7/2011).
Menurut Said ada 5 hal pertimbangan PII mengusulkan hal tersebut. Antara lain, Pertama menjaga ketahanan pangan, kedua meningkatkan nilai tambah sumber energi karbon sebagai bahan baku industri, ketiga penyediaan energi berdaya saing, keempat menjaga stabilitas ekonomi dari gejolak harga bahan bakar dan harga pengan dan kelima adalah mempercepat ketertinggalan defisit energi listirk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Said hampir sepertiga negara dibelahan dunia telah menggunakan teknologi nuklir dimana menjadi sangat berguna.
"Sudah seharusnya teknologi nuklir digunakan oleh Indonesia untuk menjaga terus ketersediaan energi," pungkasnya.
(dru/hen)










































