Krisis Yunani Mereda, Harga Minyak Dunia Melonjak

Krisis Yunani Mereda, Harga Minyak Dunia Melonjak

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Sabtu, 23 Jul 2011 14:43 WIB
Krisis Yunani Mereda, Harga Minyak Dunia Melonjak
Jakarta - Harga minyak dunia melonjak 1% ke level US$ 118 per barel pada perdagangan Jum'at (22/7/2011) akibat adanya persetujuan Eropa untuk mem-bail out Yunani serta peningkatan pembelian akibat semakin lebarnya selisih harga antara minyak London dan Amerika Serikat.

Produk minyak Amerika Serikat (AS) untuk heating oil (bahan bakar untuk pemanas) dan bensin, terus meningkat seiring peningkatan harga minyak Brent. Akibatnya, harga minyak tersebut mengalami kenaikan tertinggi selama enam minggu terakhir.

Peningkatan pembelian minyak tersebut merupakan pembalikkan akibat adanya penjualan dalam sesi perdagangan sebelumnya ketika harga minyak Brent sempat jatuh pasca penjualan secara agresif untuk bensin dan tingginya pembelian minyak berdasarkan permintaan dari AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti yang kita lihat, ini berhubungan dengan adanya peningkatan pembelian. Berdasarkan perspektif dari patokan harga minyak pada WTI (West Texas Intermediate/Texas light sweet), kita dapat melihat bahwa minyak AS dan Brent menguat dan mendorong harganya menigkat," kata Tim Evans, seorang analis dari Citi Futures Perspective di New York seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (23/7/2011).

Harga terkontrak minyak Brent untuk peradagangan September ke depan meningkat US$ 1,16 untuk bertahan di US$ 118,67 per barel. Harga minyak Amerika Serikat meningkat selama empat hari perdagangan berturut-turut, naik 74 sen dan menetap pada US$ 99,87 per barel dan hal tersebut merupakan yang tertinggi selama enam minggu terakhir.

Selama sesi perdagangan Kamis, harga minyak secara singkat berada di atas level harga US$ 100 per barel, namun gagal untuk mempertahankan keuntungannya. Selama seminggu, harga minyak ke depannya meningkat sebesar US$ 2,63. Sementara itu harga Brent meningkat sebesar US$ 1,14, mengalami kenaikan ketimbang seminggu sebelumnya.

Adapun, volume perdagangan menipis. Pada perdagangan pukul 16:38 waktu EDT (Eastern Daylight Time), harga minyak AS yang terkontrak berada pada level 37% di bawah rata-ratanya selama 30 hari, sementara itu, volume minyak Brent turun 57% dari rata-rata 30 hari.

(nrs/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads