Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (26/7/2011).
"Subsidi kita kisarannya antara 38-40 juta kiloliter itu, harus bekerja pada angka itu," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Volume sekarang kan 38,6 juta KL dinaikkan jadi 40,4 juta KL. Kita harapkan pada 2012 itu angka 40 juta KL itu tidak akan lebih daripada itu," ujarnya
Untuk itu, Hatta menyatakan perlunya pengendalian penggunaan BBM bersubsidi. Sayangnya, Hatta belum mau membocorkan bentuk pengendalian yang akan dilakukan pada tahun mendatang.
"Maka harus ada pengendalian, Pemda harus ikut jaga kuota masing-masing supaya tidak ada penyalahgunaan, yang besar itu kan penyalahgunaan. berarti harus ada suatu upaya-upaya pengendalian, seperti apa pengendaiannya. Jangan saya ngomong dulu," pungkasnya.
(nia/dnl)











































