Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan ketika menanggapi pertanyaan mengenai Inpres hemat energi yang ingin digalakkan oleh Presiden SBY.
"Menurut saya, penghematan terbesar adalah ketika bola lampu diganti dengan lampu LED. Itu bisa hemat listrik sampai 80%," kata Dahlan ketika ditemui di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (28/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang PLN laksanakan untuk PLN sendiri adalah yang jelas ruang kerja saya dan ruang rapat sudah diganti dengan lampu LED," yakinnya.
Namun, ketika diminta tanggapan menyikapi Inpres hemat energi yang ingin diterapkan pemerintah, Dahlan justru mengatakan supaya boros listrik.
"Saya, kalau boleh blak-blakan, PLN itu salah arang untuk energi. PLN itu justru menyuruh untuk boros listrik. Kita justru mengkampanyekan seperti itu, karena kita jualan listrik. Yang penting bayar," celetuknya.
Katanya tidak ada perusahaan yang justru menyuruh pelanggannya untuk berhemat. "Kan harusnya begitu. Mana ada perusahaan telepon misalnya, yang menyuruh 'bicaralah sehemat-hematnya. Justru yang diiklankan malah bicaralah sampai dower!" ungkap Dahlan yang disusul tawa.
(nrs/dnl)











































