Menurut pengumuman Pertamina kepada Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) dikatakan SPBU harus memiliki stok Bahan Bakar Minyak (BBM) minimum untuk dua hari. Instruksi ini dalam rangka mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2011.
Selain menginstruksikan stok BBM selama dua hari, SPBU juga diharuskan memiliki setoran di bank untuk kebutuhan pembelian BBM dua hari ke depan. SPBU juga harus siap menerima pengiriman BBM 24 jam yang berada di jalur strategis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Pertamina juga menginformasikan, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan konsumsi jelang bulan puasa dan Lebaran perseroan akan memperbesar impor BBM. Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani Sutomo, selama periode tersebut konsumsi BBM jenis Premium mengalami peningkatan 5-7%.
"Biasanya, kita impor 6 juta barel sebulan. Tapi akan tambah jadi 7,5 juta barel sebulan jelang puasa untuk BBM Premium," terang Djaelani waktu itu. Tambahan pasokan BBM didapat sebagian besar dari Korea. Selain itu, pihak Pertamina juga lebih fokus untuk mengimpor dari Singapura.
(wep/dnl)











































