Demikian disampaikan Kepala BP Migas, R. Priyono ketika ditemui di kantornya, Menara Mulia, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
"Ini potensinya sangat bagus, kemampuan mendeliver gasnya bisa 3,8 mtpa, cadangannya sekitar 700-an mmscfd," kata Priyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pertama untuk domestik, kemudian ada sentra industri di Papua. Saya sudah ingatkan BP untuk juga sebagai bagian dari marketing dan perhitungan mereka untuk domestik," tuturnya.
Namun diinginkan pula agar LNG Indonesia masih dapat memasuki pasaran ekspor di Asia-Pasifik supaya tetap dapat dipertahankan.
Maka itu, dirinya mengatakan untuk meminta BP Indonesia, sebagai operator di Tangguh segera membuat pengajuan rencana pengembangan di sana. "Kami harapkan POD-nya bisa selesai akhir tahun ini," tukasnya.
"Saya harap bisa rampung di 2018 dan kita upayakan untuk push dapat lebih cepat lagi pembangunannya," tambah Priyono.
(nrs/dnl)











































