Demikian disampaikan VP Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun ketika ditemui di acara buka puasa bersama Pertamina, Plaza Senayan, Kamis malam (19/8/2011).
"Untuk bahan bakar avtur, karena jadwal penerbangan bertambah maka kita tambahkan kuota konsumsinya 10% dari kuota biasa," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di hari H nanti kita juga akan siapkan untuk bahan bakar tersebut," tambahnya.
Sebelumnya, Harun pernah menyampaikan Pertamina akan meningkatkan jumlah impor Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak memasuki bulan Ramadan. Tentunya termasuk pada penambahan impor bahan bakar avtur.
Padahal, BUMN Migas tersebut tidak pernah melakukan impor untuk bahan bakar pesawat di hari-hari biasanya.
"Untuk BBM Aviasi (penerbangan), karena jelang lebaran arus juga tinggi. Kita mengimpor minyak untuk avtur mencapai 570 ribu barel di bulan Agustus saja. Biasanya di hari-hari biasa kita tidak pernah impor, ini hanya untuk persiapan build up stock saja," kata Harun beberapa waktu lalu.
(nrs/ang)











































