"Tentu saja kita berharap agar mobil-mobil yang mudik menggunakan pertamax dan bukan premium. Selain pertamax lebih bagus untuk mesin, premium adalah hak golongan kurang mampu," tutur Darwin dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Senin (22/8/2011).
Menurut Darwin, pemerintah sudah dan akan mempersiapkan jaminan pasokan BBM khususnya di jalur-jalur utama mudik. Darwin mengakui dia beserta jajarannya dan pihak Pertamina pada Minggu malam kemarin meninjau SPBU di km 68 tol Tngerang-Merak dan SPBU Cilegon-Merak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan penjualan BBM saat musim mudik lebaran menurut Darwin bisa mencapai hingga 20% untuk SPBU di jalur ramai.
Darwin mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap persiapan dan kesiapan Pertamina.
"Kesiapan ini terus diintensifkan, dalam rapat kordinasi yang dilakukan 2 kali seminggu sejak beberapa mnggu terakhir," jelas Darwin.
Selain itu. Darwin juga meminta Pertamina meningkatkan stok BBM sehingga mencapai rata-rata 18 hari cadangan untuk premium selama H-15.
Beberapa strategi dan kerjasama strategis antar instansi disiapkan menurut Darwin untuk menjaga stok BBM aman.
"Selain itu, sejumlah mobil tangki solar di-switch sementara untuk mengangkut premium karena di musim lebaran, kegiatan industri sangat menurun," kata Darwin.
Secara terpisah, Vice President Corporate Communication (VP Corcom) PT Pertamina, Basuki Trikora Putra mengatakan, Pertamina menyediakan Premium 1,26 juta kilo liter menjelang lebaran. Stok Premium ini diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan mudik hingga 17 hari.
Sementara penyediaan solar, lanjut Basuki, sebanyak 1,5 juta kilo liter untuk konsumsi 17 hari dan avtur sebanyak 248 ribu kilo liter untuk 25,3 hari. Jumlah tersebut merupakan penambahan kuota harian konsumsi bahan bakar pesawat alias avtur sebesar 10% untuk persiapan jelang lebaran. Pada hari-hari biasa, kuota konsumsi bahan bakar avtur mencapai 8.900 KL (Kiloliter) per hari, tapi jelang lebaran ini, kuota konsumsi avtur ditingkatkan menjadi 9.700 KL.
Untuk ketersediaan Pertamax dan Pertamax plus, Tiko menyatakan cadangan bahan bakar non subsidi tersebut masih sangan cukup dalam memenuhi kebutuhan para pemudik pada lebaran tahun ini.
"Pertamax, pertamax plus jumlah yang sangat cukup dengan kenaikan 10 persen," imbuh Basuki.
(dnl/qom)











































