Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan ketika ditemui di kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/8/2011).
"Saya kira ada tambahan inflasi 0,2% kalau jadi naik 10% (TDL). Dan itu jika dikenakan pada semua konsumen baik yang masuk 450-1.300 VA, berapapun kenaikan akan inflasi 0,2%," jelas Rusman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tergantung juga kenaikan 10% ini dikenakan kepada siapa. Kalau kepada semua konsumen tanpa kecuali, memang dampak inflasinya bisa 0,2%," ucap Rusman.
Seperti diketahui, pemerintah bakal menetapkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% mulai April 2012. Kenaikan TDL ini dilakukan untuk menekan jumlah subsidi listrik tahun depan.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan dalam RAPBN 2012, pemerintah membuat kebijakan untuk menurunkan anggaran subsidi termasuk subsidi listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Untuk listrik, subsidi diturunkan cukup signifikan dari Rp 65 triliun di 2011 menjadi Rp 45 triliun di 2012. Agus Marto menyatakan penurunan tersebut diiringi dengan kenaikan TDL sebesar 10% di April 2012.
(dnl/hen)











































