ADVERTISEMENT

Alat Deteksi BBM Subsidi Diuji Coba 25 Agustus

- detikFinance
Selasa, 23 Agu 2011 06:57 WIB
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menguji coba alat kendali dan deteksi BBM Bersubsidi atau juga dikenal dengan nama RFID (Radio Frequency Identification) pada 25 Agustus 2011 nanti.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo ketika dijumpai di kantor PLN Karawang, Jawa Barat, Senin malam (22/8/2011).

"Ini (RFID) akan digunakan pada tanggal 25 ini, itu nanti akan diujicobakan untuk 50 buah mobil angkutan umum dan 1 SPBU," ungkap Evita.

Evita menjelaskan, pada September-Oktober, pihaknya akan menambah subjek ujicoba RFID terhadap 4 SPBU dan 300 angkutan umum.

Seperti diketahui, hal ini sudah pernah diumumkan sebelumnya dari beberapa waktu lalu. Dimana nantinya pemasangan RFID akan dilakukan untuk angkutan umum rute Senen-Kp. Melayu.

"Kami tidak akan berhenti untuk mencoba berbagai teknologi. Ini akan dicoba, mudah-mudahan dapat dimengerti siapa yang berhak untuk memakai BBM Bersubsidi," harap Evita.

Sejauh ini pihaknya memang belum melakukan tindak lanjut untuk membatasi BBM Bersubsidi yang selalu 'bobol' kuotanya tiap tahun. Sejak awal tahun pembatasan BBM Bersubsidi diwacanakan, hingga kini pemerintah masih melakukan pembatasan sebatas sosialisasi semata.

"Sekarang kita tahu, salah satunya adalah sosialisasi. Namun saran pengamat untuk naikkan harga BBM bersubsidi itu jadi salah satu opsi, tapi kami harus sangat hati-hati. BBM ini kan bukan komoditi biasa ya, kami sangat hati-hati di situ, dan kita akan lihat mana yang terbaik," jelasnya.

(nrs/qom)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT