Anggito Kritik Pemerintah Cuma Berani Naikkan TDL

Anggito Kritik Pemerintah Cuma Berani Naikkan TDL

- detikFinance
Rabu, 24 Agu 2011 13:48 WIB
Anggito Kritik Pemerintah Cuma Berani Naikkan TDL
Jakarta - Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 10% mulai April 2011 diperkirakan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi kondisi Rancangan APBN 2012. Pemerintah seharusnya bisa melakukan cara lainnya untuk memaksimalkan penghematan uang negara dari pada hanya menaikkan TDL.

Pengamat ekonomi Anggito Abimanyu menyatakan kenaikan TDL sebesar 10% memang akan dapat menekan belanja subsidi hingga Rp 11,8 triliun.

"Kalau menaikkan TDL itu, hemat Rp 11,8 triliun," ujarnya dalam temu wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (24/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Anggito menyatakan penghematan lebih besar dapat terjadi jika pemerintah mampu mengganti bahan baku untuk PT PLN dari Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi gas. Jika hal tersebut terjadi maka anggaran bisa dihemat hingga Rp 18,7 triliun.

"Jadi kuncinya di Biaya Pokok Penyediaan (BPP), penghematannya bisa lebih signifikan. Pemerintah tidak perlu menaikkan TDL kalau bisa gantikan BBM dengan gas," tegasnya.

Meskipun demikian, Anggito menambahkan jika pemerintah tidak melakukan kenaikan TDL sebesar 10% pada tahun depan, maka pemerintah harus menambah anggaran subsidi sekitar Rp 6 triliun.

"Misalkan kenaikan TDL ini tidak disetujui DPR, ada penolakan industri maka pembatalan kenaikan TDL menimbulkan risiko Rp 6 triliun," tandasnya.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads