Ical Tolak Kenaikan Tarif Listrik 10% di 2012

Ical Tolak Kenaikan Tarif Listrik 10% di 2012

- detikFinance
Rabu, 24 Agu 2011 15:48 WIB
Ical Tolak Kenaikan Tarif Listrik 10% di 2012
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak setuju dengan rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% mulai April 2012. Dia meminta kenaikan TDL ditunda sampai 3 tahun,

Ical, sapaan Aburizal, mengatakan seharusnya pemerintah memberikan waktu lebih lama kepada masyarakat sebelum akhirnya menaikkan TDL.

"Jangan dululah, jangan naik dulu, dibenahi dulu. Kasih waktu 3 tahun menurut saya. Kasih waktu 3 tahun untuk subsidi tambahan," katanya ketika ditemui setelah menjenguk Menteri BUMN Mustafa Abubakar di RS Medistra, Tebet, Jakarta, Rabu (24/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ical menambahkan, dalam waktu 3 tahun itu, PLN harus mengganti pembangkit-pembangkit yang dimilikinya sebelum akhirnya menaikkan TDL. "Tapi setelah itu PLN harus mengganti seluruh pembangkit dengan yang lain," tuturnya.

Ical juga tidak lupa memberikan rasa simpati kepada Menteri BUMN, Mustafa Abubakar yang saat ini sedang sakit di RS Medistra. Dirinya juga ikut mendoakan kesembuhan dari Mustafa.

"Alhamdulilah sekarang sudah stabil. Kita harap dia cepat sembuh," tuturnya.

Ical menyebutkan, dirinya percaya tim dokter dari kepresidenan akan ikut turun tangan untuk mengobati penyakit Mustafa agar lekas sembuh. "Saya yakin dokter dari presiden juga ikut campur. Saya kira dengan begitu semua penanganan sudah dilakukan secara maksimal," ucapnya.

Ketika ditanyai apakah Mustafa perlu dibawa ke Singapura untuk penanganan lebih lanjut, Ical membantah. "Ah siapa bilang, nggak sama saja Indonesia Singapura," sangkalnya.

Sangkalan juga terucap dari mulut Ical ketika ditanya kedatangan dirinya ke RS Medistra untuk pencalonan dirinya sebagai presiden di 2014 mendatang. Menurutnya, perjalanan yang sering dia lakukan saat ini, termasuk menjenguk Mustafa, adalah untuk menyambung silaturahmi.

"Kunjungan karena mau silaturahmi. Itu perintah nabi," tambahnya.


(ade/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads