PLN 'Terpaksa' Cari Gas ke Iran & Qatar

PLN 'Terpaksa' Cari Gas ke Iran & Qatar

- detikFinance
Kamis, 25 Agu 2011 18:21 WIB
PLN Terpaksa Cari Gas ke Iran & Qatar
Jakarta - PT PLN (Persero) tengah menjajaki impor gas dari Iran dan Qatar untuk memenuhi kebutuhan pembangkitnya yang selama ini belum dipenuhi oleh produsen gas dalam negeri. Selain itu juga dijajaki gas dari Australia dan Papua Nugini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan ketika ditemui di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/8/2011).

"(Impor gas) masih terus diskusi, minggu lalu kan dari Iran kan datang. Berarti kan mereka serius juga," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini PLN sedang tawar menawar harga gas dengan Iran, dan Iran menunjukkan keseriusannya untuk bertransaksi dengan PLN. Selain Iran, Dahlan mengatakan pihaknya juga telah menjajaki pembelian gas dengan Australia dan Papua Nugini, serta Qatar.

"Ya kita persaingkan harganya mana harga yang paling baik. Sejauh ini Iran dan Qatar kelihatannya," kata Dahlan.

Dikatakan Dahlan, saat ini urgensi gas untuk PLN sudah sangat mendesak, apalagi tahun depan subsidi listrik dikurangi sehingga PLN perlu melakukan efisiensi dengan mengalihkan bahan bakarnya dari solar menjadi gas sehingga lebih efisien.

Dahlan menargetkan untuk mendapatkan impor gas ini pada Januari tahun depan. Saat ini PLN kekurangan pasokan gas sebanyak 600 BPUTD.
(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads