Demikian disampaikan Direksi PLN dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (26/8/2011).
Total pendapatan usaha PLN juga bertumbuh signifikan. Dimana hingga Juni 2011 pendapatan usaha perseroan mencapai Rp 98,564 triliun, naik 26,35% dari periode yang sama tahun lalu Rp 78,003 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban usaha PLN juga meningkat Rp 20,1 triliun dari Rp 70,467 triliun di semester I-2011 menjadi Rp 90,567 di semester I-2011. Beban usaha tertinggi terjadi karena adanya biaya bahan bakar dan pelumas, yang mencapai Rp 58,037 triliun.
Laba per saham dasar pun secara otomatis naik menjadi Rp 205,14 per lembar, dari posisi sebelumnya Rp 176,18 per lembar.
Total aset BUMN listrik ini pun hingga Juni 2011 mencapai Rp 401,47 triliun, naik dibandingkan posisi akhir tahun lalu Rp 369,56 triliun. Sementara total utang perseroan pada Juni ini mencapai Rp 255,54 triliun. Utang naik dari akhir 2010, Rp 219,87 triliun.
(wep/dnl)











































