Jumlah premium tersebut lebih besar 10-15% dari pasokan normal untuk mengamankan pasokan mudik lebaran.
"Jumlahnya bisa mencapai 1,3 juta kiloliter atau naik hingga 10-15% dari masa normal," demikian disampaikan Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh dalam pesan singkatnya yang diterima detikFinance, Sabtu (27/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stok BBM sudah semakin meningkat, secara rata-rata sudah di atas 17 hari untuk premium dan di atas 21 hari untuk keseluruhan BBM. Rata-rata persediaan premium antara H-15 sampai dengan H+15 ditargetkan 18,6 hari," ujarnya.
Belum lama ini, Darwin dan jajaran eselon I Kementerian ESDM didampingi pimpinan komisi VII DPR RI, beserta komisaris utama dan direksi Pertamina mengunjungi Terminal BBM Ujung Berung yang dikabarkan menerima pasokan dari Terminal Transit dan Kilang Cilacap. Darwin menjanjikan, akan melakukan langkah-langkah untuk menjamin kecukupan pasokan BBM pada saat mudik, salah satunya menyiapkan SPBU kantong di beberapa lokasi yang dinilai strategis di jalur mudik.
"Untuk mengantisipasi ketersendatan distribusi, Pertamina telah menyiapkan sejumlah SPBU kantong di titik strategis dan menambah armada mobil tangki serta pengawalan mobil tangki oleh polisi," tambahnya.
Lebih lanjut Darwin mengimbau untuk para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk mengisi bahan bakar kendaraannya sampai penuh sebelum berangkat ke tempat tujuan. Selain itu, dirinya menganjurkan untuk mengisi BBM di SPBU yang kosong yang dilewatinya walaupun tangki kendaraan belum kosong benar.
"Isi tangki penuh sejak titik pemberangkatan di kota Anda dan mengisi BBM ketika melihat SPBU yang lengang walaupun tangki Anda belum kosong agar tidak terjadi penumpukan di SPBU tertentu," pesannya.
(ade/dnl)











































