Kuota BBM Bersubsidi Terus Bobol

Kuota BBM Bersubsidi Terus Bobol

- detikFinance
Minggu, 28 Agu 2011 17:52 WIB
Kuota BBM Bersubsidi Terus Bobol
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat realisasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional per 28 Agustus 2011, khusus Premium mencapai 16,278 juta Kilo Liter (KL) atau 1,5% lebih tinggi dari kuota BBM APBN-P 2011. Realisasi ini semakin memastikan bahwa konsumsi BBM subsidi terus melampaui kuota dari waktu ke waktu.

Menurut Manager Media Pertamina Wianda A Pusponegoro, realisasi premium tercatat secara komulatif harian. Selain Premium yang mencatat 16,278 juta KL, BBM jenis Kero (minyak tanah) juga mencapai realisasi penyaluran sebanyak 1,192 juta KL, dengan kelebihan 1,2% dari kuota BBM APBN.

Sementara untuk Solar, penyeluaran hingga hari ini telah mencapai 9,37 juta KL, dengan over 1,8% dari kuota BBM APBN. Dari data Pertamina, seperti dikutip detikFinance, lokasi yang paling banyak menyaluarkan BBM sepanjang jalur mudik adalah Surabaya dengan 7.880 KL, dengan over 40% dari kuota BBM APBN.
Sebelumnya Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) memprediksi adanya over kuota terhadap kuota BBM Bersubsidi sebesar 2%. Meskipun kuota BBM Bersubsidi sudah ditambah menjadi 40,4 juta KL dari 38,5 juta KL pada tahun ini.

Berikut data realisasi harian penyaluran BBM Jalur Mudik 2011:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


  • Surabaya 7.880 KL, wilayah distribusi: Kota Surabaya, Gresik, dst
  • Tg. Gerem 2.112 KL, wilayah distribusi: Merak, Cilegon, Pendeglang, Lebak
  • Panjang/Lampung 2.818 KL, wilayah distribusi: Lampung, dst
  • Cikampek 2.840 KL, wilayah distribusi: Cikampek, Subang, Karwang, Bekasi, Pamanukan, dst
  • Balongan 1.848 KL, wilayah distribusi: Indramayu, Cirebon, Kuningan, Losarang, dst
  • Tegal 1.400 KL, wilayah distribusi: Tegal, Brebes, Pemalang, Slawi, Pekalongan, dst
  • Semarang 3.888 KL, wilayah distribusi: Semarang, Kudus, Demak, Pati, dst
  • TT. Tuban 1.320 KL, wilayah distribusi: Tuban, Probolinggo, Paiton, Mojokerto, dst
  • Tg. Wangi 1.772 KL, wilayah distribusi: Banyuwangi, Situbondo, dst
  • Tasikmalaya 1.584 KL, wilayah distribusi: Garut, Sumedang, dst
  • Ujung Berung 3.040 KL, wilayah distribusi: Bandung, dst.

Sementara itu, stok nasional BBM dan BBK hingga 28 Agustus 2011 cukup 22,6 hari, dengan total volume 3,99 juta KL. Ini terdiri dari Premium 1,28 juta KL selama 17,9 hari, Kero 374 ribu KL selama 57,5 hari, Solar 1,68 juta KL selama 22,4 hari, kemudian Avtur 292,57 ribu KL selama 29,9 hari.

Masih ada Pertamax yang cukup selama 75 hari dengan total volume 120 ribu KL. Terakhir stok Pertamax plus cukup untuk 106,8 hari dengan jumlah 30,97 ribu KL.
(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads