"Masih terjadi, kemarin saya masih cari elpiji susah, di luar kota juga susah," kata Zakky yang juga pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) kepada detikFinance, Senin (29/8/2011).
Ia mengatakan elpiji yang masih sulit dicari adalah ukuran 12 Kg namun ukuran 3 Kg relatif masih banyak ditemukan. Ia mengatakan sempat membeli elpiji 12 Kg hingga Rp 135.000 per tabung di tingkat pengecer bahkan sebelumnya sempat ada yang menjual Rp 160.000 per tabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Zakky mengatakan ada beberapa keluarganya di lokasi lain di Bandar Lampung yang kini relatif sudah mendapatkan elpiji 12 Kg lebih mudah dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Mochammad Harun mengatakan bahwa kelangkaan elpiji di Lampung terjadi dua minggu lalu. Namun sekarang ini pihak Pertamina sudah membanjiri Lampung dengan elpiji.
Harun pun menambahkan jika ada warga yang masih sulit mendapatkan elpiji karena ada kemungkinan tutupnya toko-toko pengecer elpiji menjelang Lebaran.
"Ya mungkin banyak toko yang sudah tutup, coba dicari di agen atau pangkalan," kata Harun.
(hen/hen)











































