Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Tubagus Haryono ketika ditemui di kediaman Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (31/8/2011).
"Penyelewengan biasanya karena penyelundupan ke industri. Ini (penyelewengan) terjadi hampir di seluruh daerah yang berhimpitan dengan industri. Jadi mereka menyewa mobil masyarakat untuk membeli BBM subsidi, kan ini tidak ada aturan laranganya," tutur Tubagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Tubagus kuota konsumsi BBM subsidi dalam APBN-P 2011 sekitar 40,4 juta kiloliter sebenernya cukup jika tidak terjadi penyalahgunaan tersebut. Namun sampai saat ini menurut Tubagus, konsumsi BBM subsidi terus melewati kuota yang ditentukan.
"Karena itu kami sangat serius melakukan pengawasan penyalahgunaan ini," tukas Tubagus.
Konsumsi BBM Lebaran Naik
Selain itu, Tubagus mengatakan konsumsi BBM subsidi di jalur mudik lebaran di Jawa naik 30%. Ini terutama terjadi di jalu pantai utara (Pantura) Pulau Jawa.
"Kenaikan konsumsi BBM di Pantura ini sangat signifikan yakni 30%. Tapi ini turun di lebaran karena kendaraan sepi," jelasnya.
(dnl/dnl)











































