16,5 Juta Kiloliter Bensin Premium Ludes di Agustus

16,5 Juta Kiloliter Bensin Premium Ludes di Agustus

- detikFinance
Kamis, 01 Sep 2011 16:07 WIB
16,5 Juta Kiloliter Bensin Premium Ludes di Agustus
Jakarta - PT Pertamina (Persero) melaporkan selama Agustus ini konsumsi bensin subsidi jenis premium ludes sebanyak 16,575 juta kiloliter (KL). Jumlah ini melebihi kuota sebesar 1,6%.

Demikian disampaikan oleh Manager Media Pertamina Wianda A. Pusponegoro dalam keterangan, Kamis (1/9/2011).

Dalam data yang disampaikan dikatakan selain premium, konsumsi minyak tanah atau kerosene di Agustus mencapai 1,197 juta KL atau 0,1% di atas kuota yang ditetapkan. Kemudian konsumsi solar selama Agustus mencapai 9,443 juta KL atau 0,9% di atas kuota yang ditetapkan dalam APBN-P 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama liburan lebaran, dalam data Pertamina dikatakan konsumsi BBM meningkat terutama di jalur mudik. Berikut data konsumsi BBM di jalur mudik 2011 ini:

  • Wilayah Indramayu, Cirebon, Kuningan, Losarang dan sekitarnya mencapai 1.160 KL atau 8% di atas kuota. BBM dipasok dari Balongan
  • Wilayah Tegal, Brebes, Pemalang, Slawi, Pekalongan dan sekitarnya mencapai 952 Kl atau 35% di atas kuota. BBM dipasok dari Tegal
  • Wilayah Semarang, Kudus, Demak, Pati dan sekitarnya mencapai 2.664 KL atau 4% di atas kuota. BBM. Dipasok dari Semarang
  • Wilayah Tuban, Probolinggi, Paiton, Mojokerti dan sekitarnya mencapai 1.112 KL atau 36% di atas kuota. BM dipasok dari Tuban
  • Wilayah Banyuwangi dan sekitarnya mencapai 1.352 KL atau 22% di atas kuota. BBM dipasok dari Tanjung Wangi
  • Wilayah Garut, Sumedang dan sekitarnya mencapai 1.008 atau 21% di atas kuota. BBM dipasok dari Tasikmalaya.
Sampai akhir Agustus, Pertamina melaporkan stok bensin premium mencapai 1.254.885 KL atau cukup untuk 17 hari. Kemudian stok minyak tanah mencapai 381.758 KL atau cukup untuk 59 hari. Stok solar mencapai 1.611.861 KL atau cukup untuk 21 hari. Stok bensin pertamax mencapai 97.728 atau cukup untuk 61 hari. Lalu stok bensin pertamax plus capai 30.162 KL atau cukup untuk 104 hari.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Tubagus Haryono mengatakan konsumsi BBM subsidi di jalur mudik lebaran di Jawa naik 30%. Ini terutama terjadi di jalu pantai utara (Pantura) Pulau Jawa.

"Kenaikan konsumsi BBM di Pantura ini sangat signifikan yakni 30%. Tapi ini turun di lebaran karena kendaraan sepi," jelasnya.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads