Demikian disampaikan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2011).
"Untuk program konversi tahun 2012, itu akan dilaksanakan untuk daerah yang belum terkonversi khususnya di daerah Indonesia Timur. Sesuai kesepakatan dengan Komisi VII DPR dan Badan Anggaran DPR pada Juni lalu. Maka untuk tahun 2012, disiapkan paket elpiji 3 kg sebesar 800 ribu paket dengan isi ulang sebesar 3,6 juta metrik ton," jelas Evita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan olehnya paket perdana sebanyak 800 ribu tersebut akan terbagi masing-masing 300 ribu paket untuk program konversi Indonesia Timur dan 500 ribu paket untuk daerah hasil penyisiran.
Kemudian, hingga saat ini, sudah sebanyak 50,5 juta paket perdana elpiji yang telah disalurkan secara akumulatif sejak 2007. Sedangkan sejak 2007 sudah 6 juta metrik ton gas yang dipakai untuk isi ulang paket elpiji 3 kg tersebut.
(nrs/dnl)











































