Dahlan Iskan: Saya Akui Saya Payah

Dahlan Iskan: Saya Akui Saya Payah

- detikFinance
Kamis, 08 Sep 2011 18:32 WIB
Dahlan Iskan: Saya Akui Saya Payah
Jakarta - Direktur Utama PLN Dahlan Iskan merasa payah dalam mengelola kelistrikan, ketika World Economic Forum (WEF) menurunkan peringkat daya saing Indonesia dari 44 ke 46. Meskipun ia menegaskan pengembangan dan pasokan listrik di Indonesia dari tahun ke tahun terus membaik.

"Kalau alasannya karena listrik harusnya tidak," kata Dahlan ditemui di Gedung DPR pada rapat dengar pendapat bersama anggota Komisi VII DPR RI, Senayan, Kamis (8/9/2011).

Dahlan melanjutkan, menurutnya dari segi kecukupan listrik, pengembangan listrik Indonesia dari tahun ketahun semakin berkembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari tahun 2009 kan tidak cukup, namun di 2010 sudah cukup, dan di 2011 listriknya menjadi lebih cukup. Mungkin yang dinilai WEF itu dari infrastrukturnya," kata Dahlan.

Menurutnya berdasarkan data yang ada, cadangan listrik di dalam negeri pun semakin hari semakin baik. Pada saat ini, cadangan listrik nasional sudah mencapai 25%.

"Tahun ini, berdasarkan data ya, yang disebut dengan cadangan listrik itu sudah mencapai 25%. Kalau dulu kan masih pas-pasan tapi sekarang cukup," ungkapnya.

Selain itu, untuk kerusakan fasilitas PLN seperti trafo sudah bisa dikurangi. Sebelumnnya keruasakan pada trafo bisa mencapai 10 sekali dalam setahun, namun sekarang sudah bisa diminimalisir menjadi lima kali.

"Kerusakan pendulang dulu kan sampai 50 kali, sekarang sudah bisa ditekan menjadi belasan kali," jelasnya.

"Ya saya kira anda tahu lah (perkembangan listrik). Dulu kan tidak cukup, di 2010 cukup, dan sekarang lebih cukup lagi. Tapi kalau memang (oleh WEF) alasannya karena listrik, saya akui lah yang payah lah," timpal Dahlan dengan senyum ringan.


(nrs/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads