PLN Akhirnya Tetap Pasok Listrik ke Gili Trawangan Lombok

PLN Akhirnya Tetap Pasok Listrik ke Gili Trawangan Lombok

- detikFinance
Kamis, 15 Sep 2011 10:46 WIB
PLN Akhirnya Tetap Pasok Listrik ke Gili Trawangan Lombok
Jakarta - PT PLN (Persero) berjanji tetap akan memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat Lombok Utara, termasuk kawasan wisata Gili Trawangan. Meskipun sebelumnya perusahaan listrik negara ini sempat mengancam akan hengkang atau menghentikan pasokan listrik ke wilayah itu.

Masalah ini bermula dari sengketa lahan milik PT Wanawisata Alam Hayati (WAH) yang didalamnya terdapat pembangkit listrik tenaga diesel 6 MW milik PLN. Lahan itu difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Lombok Utara namun kenyataannya PLN diminta untuk membayar lahan itu oleh pihak WAH.

"PLN tetap akan melayani dan melistriki untuk kepentingan masyarakat," kata General Manager PLN NTB Satri Fanalu keapda detikFinance, Jakarta, Kamis (14/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan itu setelah ada pembahasan antara pemerintah provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) dengan PLN. Pemda berjanji akan memfasilitasi permasalahan sengketa lahan antara PT WAH dan PLN.

"Jadi, tanah PT WAH tempat dibangunnya PLTD oleh PLN akan diselesaikan pelaku usaha yang akan difasilitasi pemerintah kabupaten Lombok Utara," jelas Satri.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan Setprov NTB Nasibun mengatakan Industri pariwisata di Gili Trawangan Lombok Utara, NTB terancam dihentikan lantaran PLN Wilayah NTB berencana menghentikan pasokan listrik di kawasan ramai wisatawan itu.

PLN mengaku tak punya uang untuk membayar lahan seluas 30 are tempat mereka mengoperasikan pembangkit tenaga diesel di pulau wisata seluas 300 hektare itu. Karena itu, PLN memilih hengkang.

Menampik hal itu, Satri menjelaskan, sebetulnya PLN mengambil sikap untuk menunggu keputusan dari pihak pemerintah daerah yang memang sejak awal mulanya memberi lahan tersebut untuk bisa didirikan PLTD 6 MW.

PT PLN (Persero) meminta Pemda NTB untuk bertanggung jawab menyelesaikan masalah lahan di Gili Trawangan Lombok Utara, NTB jika ingin wilayah pariwisata ini terus dapat dialiri listrik. Padahal, menurut Satri, PLN membangun pembangkit listrik di atas lahan tersebut atas permintaan Pemda.

"Di Gili Trawangan ini kita diminta untuk membangun listrik. Kita bersedia tapi kita tidak ada lahan dan Pemda mencarikan lahan. Lalu diberikan lahan itu untuk kita gunakan. Entah bagaimana lahan itu di 1998 dikuasai oleh PT WAH," ungkapnya kemarin.

Satri menyatakan, tanah tempat PLN mendirikan pembangkit listrik itu telah berhasil menerangi masyarakat, industri, dan pariwisata di kawasan itu. "Kita ingin komitmen di awal. Kalau Pemda komitmen beri itu (lahan) ke kita, ya kita bantu," tutur Satri.

Menurut Satri, PLN tidak pernah diminta Pemda untuk membeli lahan tersebut. Malahan pihak Pemda yang meminta PLN untuk membangun pembangkit listrik di wilayah tersebut.

"Ini jadi permasalahan, kita bingung kenapa disuruh beli Kalau nggak diizinkan di situ, mau dikemanakan pembangkitnya. Jadi kita minta jalan tengah dari Pemda," kata Satri.

(nrs/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads