"Saya nanti minta Dirut Freeport, untuk mencari solusi untuk itu, tentu dalam hal ini biasanya ditengahi serikat pekerja dan manajemen, kalau kebuntuan akan masih ada forum lain," kata Hatta kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2011).
Hatta menjelaskan, jika permasalahan mogok ini terus berlanjut, maka hal tersebut bisa dibawa hingga ke kementerian tenaga kerja. "Kalau ada kebuntuan, masih ada forum lain sampai ke Menteri Tenaga Kerja harus turun tangan. Tapi say harus komunikasikan agar ini selesai," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta juga berharap, hal yang terpenting adalah pemerintah terus menjaga agar iklim usaha di Indonesia harus terus membaik. Sehingga, permasalahan seperti aksi mogok karyawan Freeport ini harus segera dicari jalan keluarnya.
"Kita harus tunjukkan iklim usaha di sini itu baik, tidak ada persoalan yang tidak bisa kita selesaikan. Selalu ada solusi, dan solusi terbaik untuk masalah ini itu diselesaikan sebaik-baiknya di internal perusahaan," harapnya.
Seperti diketahui, ribuan karyawan PT Freeport hari ini direncanakan mengadakan aksi mogok di tambang PT Freeport, Tembagapura, Papua. Mereka meninggalkan area tambang dan serempak menuju Timika maka itu aktivitas pertambangan pun lumpuh.
Aksi mogok ini kembali digelar karena PT Freeport yang tidak pernah mengindahkan permintaan karyawan terkait kenaikan upah. Hal ini sudah terjadi beberapa waktu sebelumnya.
(nrs/hen)











































