Hal ini disampaikan oleh Direktur Perencanaan PLN Nasri Sebayang dalam rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2011).
"Kita masih jauh lebih murah dari negara Asean. Paling murah justru," kata Nasri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Singapura : Rp 1.453/Kwh
- Filipina : Rp 1.149/Kwh
- Vietnam : Rp 848/Kwh
- Malaysia : Rp 829/Kwh
- Thailand : Rp 782/Kwh
- Indonesia : Rp 632/Kwh
Peningkatan subsidi listrik tersebut sebagian besar berasal dari naiknya biaya penggunaan bahan bakar. Di 2008 itu harga minyak mencapai angka US$ 100,7 per barel. Tren ini masih akan terjadi ke depan.
Dikatakan Nasri, adanya kenaikan tarif tenaga listrik tahun depan akan berpengaruh terhadap persepsi investor terhadap PLN karena meningkatkan kemampuan meminjam dan memenuhi kewajibannya serta adanya kepastian bisnis yang sehat untuk kelangsungan operasi perusahaan.
Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) 10% yang direncanakan naik pada April 2012. Ini dilakukan untuk menekan kenaikan subsidi listrik.
(dnl/ang)











































