PLN: Tarif Listrik RI Masih Paling Murah se-ASEAN

PLN: Tarif Listrik RI Masih Paling Murah se-ASEAN

- detikFinance
Senin, 26 Sep 2011 17:24 WIB
PLN: Tarif Listrik RI Masih Paling Murah se-ASEAN
Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan tarif dasar listrik (TDL) di Indonesia masih yang termurah di ASEAN. Jika TDL dinaikkan 10% di 2012 maka pendapatan PLN akan mencapai Rp 128,3 triliun dengan jumlah pemakaian 173.767.700 Mwh.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Perencanaan PLN Nasri Sebayang dalam rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2011).

"Kita masih jauh lebih murah dari negara Asean. Paling murah justru," kata Nasri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut perbandingan tarif listrik di Indonesia dibanding negara lain di ASEAN:
  • Singapura : Rp 1.453/Kwh
  • Filipina : Rp 1.149/Kwh
  • Vietnam : Rp 848/Kwh
  • Malaysia : Rp 829/Kwh
  • Thailand : Rp 782/Kwh
  • Indonesia : Rp 632/Kwh
Nasri mengatakan, secara umum besaran subsidi listrik PLN selama 10 tahun terakhir mengalami peningkatan. Peningkatan signifikan khususnya terjadi di 2008 di mana jumlah subsidi listrik PLN menjadi sebesar Rp 78,57 triliun.

Peningkatan subsidi listrik tersebut sebagian besar berasal dari naiknya biaya penggunaan bahan bakar. Di 2008 itu harga minyak mencapai angka US$ 100,7 per barel. Tren ini masih akan terjadi ke depan.

Dikatakan Nasri, adanya kenaikan tarif tenaga listrik tahun depan akan berpengaruh terhadap persepsi investor terhadap PLN karena meningkatkan kemampuan meminjam dan memenuhi kewajibannya serta adanya kepastian bisnis yang sehat untuk kelangsungan operasi perusahaan.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) 10% yang direncanakan naik pada April 2012. Ini dilakukan untuk menekan kenaikan subsidi listrik.
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads