"Sekarang itu kita gratiskan penambahan daya dari 450 Watt hingga 950 Watt ke 2.200 Watt. Itu berupaya agar subsidi yang besar bebannya menjadi lebih kecil," kata Dahlan dalam Rapat dengan DPR Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2011).
Alhasil, sambung Dahlan pelanggan yang memiliki daya 2.200 Watt bertambah hingga 700.000 pelanggan. Menurutnya, program gratis ini bisa diperpanjang hingga tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan menargetkan hingga akhir tahun pelanggan berdaya 2.200 Watt bisa bertambah hingga 1 juta pelanggan.
Ia juga menegaskan, para pemakai listrik berdaya 450 Watt itu tidak semuanya miskin. Karena berdasarkan penelitian, para pelanggan listrik berdaya 450 Watt dengan tagihan hanya Rp 15.000 per bulan itu nyatanya mampu membeli pulsa telepon selular yang lebih mahal.
"Banyak yang mengatakan pelanggan dengan daya 450 Watt itu asumsinya tergolong miskin padahal tidak. Karena ada pelanggan 450 Watt yang dilakukan penelitian itu bayar listrik Rp 15.000 per bulan. Nah ternyata mereka lebih besar untuk membayar pulsa HP yang sebesar Rp 30.000," urainya.
Kedepan, lanjut Dahlan, PLN ingin mengelompokkan pelanggan listrik 450 Watt berdasarkan golongan yang benar-benar miskin dan tidak miskin. Mereka yang tidak miskin itu nantinya akan didorong untuk menaikkan daya listriknya.
"Kedepan kita akan kelompokkan pelanggang dengan daya 450 Watt yang benar-benar miskin dengan pelanggan yang tidak miskin. Mereka yang tidak miskin kita dorong nanti. Mereka berasumsi dulu bahwa PLN nggak punya daya untuk nambahin padahal tidak," tambah Dahlan.
(dru/qom)











































